Sabtu, 29 Juni 2013

Budidaya Ikan Gurami

Budidaya ikan gurami

Budidaya ikan gurami (ragambudidaya) -Telah ada sejak masa dahulu. Dikarenakan dagingnya terasa sedemikian lezat, ikan gurami sekarang ini difavoritkan sebagai makanan utama di tempat makan ataupun restoran. Banyak pembudidaya ikan gurami di pulau jawa ataupun luar jawa.

Budidaya ikan gurami amat digemari masyarakat dikarenakan harga nya yang mahal serta budidaya yang tidak sukar. Banyak cara budidaya perihal perawatan ikan gurami yang tersaji di beragam media.

Ciri -ciri induk ikan gurami yang dapat dipilih mempunyai kriterial seperti berikut :
  • Perut membesar kearah belakang
  • Anus dapat terlihat putih kemerahan
  • Bila perut diraba dapat merasa lembek
Budidaya ikan gurami

Kolam yang perlu dipersiapkan :
  • Luas kolam 200 – 300 m persegi
  • Kedalaman kolam – , 5 m
  • Kedalaman air 0, 7 – , 0 m
  • Pada saluran pemasukan dipasang saringan kasa plastik
  • Pada pintu pengeluaran dibikin monik
Sistem pembibitan
  • Pemasukan induk yang telah lolos seleksi
  • Perbandingan jantan serta betina yaitu 1:3
  • Sesudah 1 minggu induk jantan dapat bikin sarang
  • Pada hari ke-15 induk dapat dibibitkan
Ciri -ciri sarang diisi telur
  • Sarang atau sosog telah tertutup penuh oleh ijuk
  • Sarang dapat terus ditunggui oleh induk betina
Penanganan benih gurame
  1. Sarang yang diisi telur di ambil serta disimpan pada ember yang diisi air
  2. Apabila ada yang tercecer di kolam telur di ambil gunakan skop
  3. Bawa telur ke area penetasan
  4. Keluarkan telur dari sarangnya sedikit untuk sedikit. telur yang lepas di ambil dan
  5. Masukkan kedalam ember diisi air yang sudah disiapkan sebelumnya
  6. Apabila tetap ada telur yang melekat, kibas-kibaskan sisi injuk tersebut dengan hati-hati maka telur akan dapat terlepas. Lantas telur dicuci dengan air bersih sejumlah 3 kali
  7. Pada waktu membersihkan imbuhkan mb atau mg untuk menghindar pada serangan hama penyakit.
  8. Telur yang telah dicuci lantas dimasukan kedalam bak penetasan yang sudah dipasang cocok.
Pemeliharaan serta penetesan ikan gurame
  • Air dalam bak penetasan mesti bersih kedalaman air 20 cm
  • Telur yang tidak menetas mesti dibuang
  • Telur dapat menetas sesudah 2 – 3 hari dengan suhu 27 -28 derajat celcius
  • Bibit ada pada bak penetasan sepanjang selama 10 hari
  • Sesudah itu dipindahkan kedalam bak pendederan
Siapkan bak pendederan
Bak pendederan dengan ukuran 2, 5 m kali 4, 5 m isi larva 2000 ekor, serta bak pendederan
disiapkan 2 – 3 hari sebelum saat ditanami bibit.

Tahap-tahap persiapan bak pendederan
  • Bak dibersihan serta dikeringkan
  • Pemupukan dengan pupuk kandang
  • Pengapuran
  • Pemasukan air serta diendapkan sepanjang hari
  • Penanaman benih dapnia
  • Pemasangan aerator

Penanaman benih gurami
  • Penanaman benih benih dikerjakan sesudah persiapan selesai.
  • Sepanjang di bak pendederan benih cuma diberi pakan alami berbentuk dapnia
  • Benih ada dalam bale pendederan sampai 14 hari dari penanaman

Dalam pemeliharaan benih ada banyak hal yang perlu di perhatikan :
  • Mengamati situasi air
  • Menambahkan pupuk kandang

Pemanenan benih gurame
Pemanenan di kerjakan saat pagi hari pada jam 07 – 09. 00. siapkan
  • Wadah diisi air serta beraerasi
  • Scope net
Caranya :
  1. Air dikeluarkan sedikit untuk sedikit
  2. Penangkapan benih dikerjakan dengan skop
  3. Simpan benih hasil tangkapan pada wadah yang berair, pada pemanenan air jangan sempat keruh serta saluran pengeluaran dipasang saringan, serta sesudah selesai bak dibersihkan serta disediakan untuk pendederan selanjutnya.

-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar